Home » Traveling » Pulau Samosir, Pulau di Tengah Danau Toba

Pulau Samosir, Pulau di Tengah Danau Toba


Liburan ke Danau Toba, destinasi favorit traveler mengunjungi Pulau Samosir. Tempat wisata di Sumatera Utara ini menawarkan pesona alam dan historis kultur yang menawan, ditambah lagi serunya atraksi.

Letak Pulau Samosir di Kabupaten Samosir, Sumatera Utara. Tepatnya ada dibeberapa wilayah Simanindo, Palipi, Pangururan, Ronggur Nituha, Nainggolan, Onan Runggu. Sedangkan Kota Pangururan merupakan pusat ibukota Pulau Samosir. Dengan adanya pemekaran daerah dan pengembangan, kini akses jalan semakin mudah dan cepat.

Pulau Samosir atau Pulo Samosir. Terbentuk dari erupsi gunung api purba Toba. Luas Pulau Samosir sekitar 1.419,5 km persegi, berada diketinggian 800-1000 meter diatas permukaan laut. Dulunya Pulau Samosir menyambung sama Pulau Sumatera, sekarang terpisahkan oleh kanal Tano Ponggol. Selain tempat bersejarah dan kaya tradisi budaya, uniknya lagi di Pulau Samosir terdapat dua danau diatas danau.

Tentu saja pesona pulau ditengah Danau Toba ini dilirik para pelancong. Daerah Tuktuk merupakan titik area wisatawan di Pulau Samosir, dilengkap akomodasi penginapan hotel. Bila perjalanan air berlayar naik kapal, penyeberangan diawali dari pelabuhan Ajibata Parapat tujuan ke pelabuhan Tomok Samosir. Bisa sekalian menengok Batu Gantung. Opsi lain, dapat dicapai lewat jalan darat melalui Pangururan, tempat dimana Pulau Samosir dan Pulau Sumatera terhubung jembatan Tano Ponggol.

Sebagian besar traveler yang berkunjung lebih tertarik pada sejarah dan budaya. Di desa adat Batak Huta Siallagan, pengunjung menjumpai bangunan rumah adat Batak Tomok arsitekturnya indah dan peninggalan kebudayaan megalitikum situs Raja Siallagan yang lebih dikenal dengan sebutan Batu Duduk Ambarita. Dulunya tempat untuk upacara ritual dengan peralatan pendukungnya seperti batu duduk, meja, tongkat, almanak kuno, mantra, kain ulos, pedang, belati.

Kemudian melihat pertunjukkan kesenian Manortor Tari Tor-tor dan Si Gale-gale boneka tradisional. Traveler yang tertarik ingin menari mengenakan kain ulos busana adat Batak, silahkan saja. Atraksi wisata budaya di Batak tersebut menjadi daya pikat wisatawan yang datang. Yuk mencermati cerita rakyat, Sigale-gale sendiri sering dikaitkan dengan legenda Pulau Samosir, yang menceritakan Raja Rahat dengan Pangeran Manggalae.

Jangan lupa menyambangi situs Batu Hobon, katanya konon sebagai lokasi pijakan raja pertama kali. Juga sempatkanlah mengeksplor kawasan yang lain pasti akan menemui sarkofagus Samosir dan patung, barangkali itulah bangunan kuno megalitikum. Pengalaman traveling tersebut bisa memperkaya wawasan mengenai historis dan kultur.

Kalau Kamu senang tema petualangan, cobalah jelajah kawasan Pulau Samosir lebih dalam, pasti akan menemui Danau Aek Natonang dan Danau Sidhoni, 2 dua danau kecil yang sering dijuluki sebagai danau di atas danau. Atau menikmati trekking di dataran tinggi Pulau Samosir spot perbukitan, pilihan sport tourism yang cukup menantang. Sedangkan di Pantai Pasir Putih akan dimanjakan wahana wisata air misalnya berenang, bananaboat, perahu dan kanu. Atraksi liburan seru memang menyenangkan.

Masih ada lagi, tidak sebatas itu saja. Oh ya, sesekali jalan-jalan ke Kota Pangururan, Tutktuk dan Tomok juga hal menarik lho. Apa mau wisata belanja di Pasar Siallagan membeli oleh-oleh dan kerajinan khas Batak unik seperti kain ulos dan patung. Yang suka wisata kuliner, tentunya wajib mencicipi kuliner khas Batak yang lezat.

Itulah pesona wisata Pulau Samosir, pulau ditengah Danau Toba. Jika mengaku suka traveling, mesti datang kesini.