Home » Traveling » Geosite Gunung Api Purba dan Embung Nglanggeran Gunungkidul

Geosite Gunung Api Purba dan Embung Nglanggeran Gunungkidul


Ekowisata daerah yang mendunia, itulah situs geologi Gunung Api Purba Nglangggeran di Gunungkidul. Lokasinya tersembunyi di kawasan Gunung Sewu Geopark Yogyakarta.

Lebih tepatnya letak Gunung Api Purba Nglanggeran di Desa Nglanggeran, Kecamatan Patok, Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta. Keberadaannya dekat Air Terjun Kedung Kandang dan Embung Nglanggeran, tetapi terlalu jauh dari Goa Pindul, maupun wisata alam Green Village Gedangsari dan Puncak 4G Gunung Gentong Gedangsari Gunungkidul.

Desa Wisata Nglanggeran di Gunungkidul ini pernah memperoleh penghargaan terbaik tourism. Berbasis ecotourism atau ekowisata, mampu mengenalkan konsep wisata berwawasan lingkungan dengan mengutamakan aspek konservasi alam, pemberdayaan sosial budaya ekonomi masyarakat lokal, pembelajaran serta pendidikan.

Populer menjadi lokasi tujuan wisata favorit para traveler, baik itu pelancong domestik maupun mereka turis yang berasal dari berbagai belahan dunia. Jauh-jauh datang langsung ke Desa Wisata Nglanggeran, mereka wisatawan ingin mengetahui dari dekat gunung api purba bawah laut yang pernah aktif jutaan yang lalu itu. Perlu diketahui, situs geologi Gunung Api Purba Nglanggeran ini bagian dari kawasan karst taman bumi Gunung Sewu Geopark yang mendunia, jadi bisa dijadikan laboratorium alam untuk penelitian ataupun edukasi.

Silahkan yang mau trekking ringan menuju puncak Gunung Api Purba, dari ketinggian bukit kalian akan dimanjakan pemandangan alam landscape. Berfoto-foto dulu di alam terbuka. Dapat melihat sawah terasering, embung, pegunungan, bintang-bintang di malam hari, sunrise hingga sunset. Atau lebih suka wisata minat khusus seperti camping atau rock climbing, bila tak bawa peralatan, disana pengelola menyediakan perlengkapan adventure yang dapat disewa.

Oh iya, banyak pepohonan tumbuh subur disana, dulu katanya daerah gersang. Kini hijau sekali, berkat usaha dan kesadaran masyarakat setempat menanam pohon. Efeknya air melimpah, tumbuhan menjadi subur. Desa Nglanggeran memiliki suasana pedesaan asri dan sejuk, disamping itu juga yang menjadi daya tarik kearifan lokal, seperti keramahan penduduk setempat, aktivitas keseharian masyarakat bertani dan berkebun, serta tradisi budaya dan kesenian masih lestari.

Model farm trip pun diperkenalkan di Desa Nglanggeran juga, dalam pertanian diantaranya membajak sawah dengan sapi/kerbau (“ngluku/nggaru” Jawanya), menanam padi (“tandur” bahasa Jawa), dan memanen padi (“ngerek” istilah Jawa-nya). Ini atraksi budaya kultural menarik yang bisa Anda lihat dan lakukan, semua masih menggunakan alat dan sarana pertanian tradisional. Tipe rural tourism seperti ini dapat menjadi pengalaman mengesankan ketika liburan.

Tak jauh dari Gunung Api Purba, lokasi bersebelahan, persisnya di Embung Nglanggeran terdapat Kebun Buah Nglanggeran, model holtikultura tourism mengenalkan perkebunan buah-buahan kepada pengunjung. Embung Nglanggeran berfungsi untuk menyimpan air, serta untuk mengairi perkebunan kelengkeng, rambutan, durian Nglanggeran dan lain sebagainya. Disamping itu embungnya memiliki pemandangan alam bagus, ada gazebo-gazebo untuk bersantai sambil menikmati suasana. Biasanya dijadikan tempat refreshing wisatawan, sekaligus menyaksikan matahari terbenam. Jangan lupa foto disana, berlatar belakang Gunung Api Purba Nglanggeran lho, istimewa.

Hampir kelupaan, juga ada agrowisata perkebunan pohon kakao lho di desa Nglanggeran, buah kakao menjadi bahan dasar olahan cokelat, coba kunjungi saja Griya Cokelat Nglanggeran kalian dapat menemukan berbagai olahan produk pangan dari cokelat, termasuk fase proses pembuatan cokelat dari tahap ke tahap. Selain dapat menikmati cokelat disana, beragam olahan cokelat Nglanggeran tersebut bisa dijadikan oleh-oleh.

Di daerah Nglanggeran ini mempunyai tradisi adat unik, konon di sekitaran puncak Gunung Nglanggeran hanya boleh ditinggali oleh tujuh anggota keluarga. Bila dilanggar lebih dari itu, maka salah satu dari keluarga yang ada akan diganggu dan kurang nyaman. Menurut kepercayaan leluhur, Gunung Nglanggeran itu dijaga oleh Kyai Ongko Winoyo, serta salah satu tokoh figur pewayangan Punokawan. Biasanya juga puncak Nglanggeran dijadikan tempat bertapa, meditasi oleh sebagian orang. Mungkin ini salah satu lokasi pilgrimage destinations di daerah Gunungkidul.

Selain itu, pengelola swadaya masyarakat setempat pokdarwis juga menawarkan open trip, paket wisata menarik. Ingin berlama-lama di desa wisata Nglanggeran, silahkan saja. Disana tersedia akomodasi tempat menginap, seperti homestay. Ini berarti Anda dapat lebih leluasa menikmati waktu liburan.